Fasilitas Kolam Renang, Upayakan Berenang Masuk Ekskul

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya merekomendasikan biar pelajar SD serta SMP punyai ketrampilan berenang. Selanjutnya pemkot, lewat Dinas Pendidikan akan berusaha biar renang masuk ke pekerjaan ekstrakurikuler (ekskul) .

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini minta sekolah butuh perhatikan kapabilitas berenang peserta didiknya. Namun, sekolah pun tidak bisa memaksa siswa.

“Kalau anaknya tidak senang mengapa mesti didesak. Namun memang benar ada yang kudu serta tdk. Jadi saya memohon itu (berenang) tdk masuk kurikulum inti. Namun, asal anak-anak tahu saja, ” ujar Risma di Balai Kota Surabaya, Senin (28/1) .

Baca : biaya pembuatan kolam renang kecil

Karena itu, pemkot pun memiliki rencana menaikkan sarana kolam renang umum. Risma tdk merinci berapakah serta dimana-mana akan bangun kolam renang baru.

Yang pasti dua kolam yang sudah ada pada dekat Kampus Merdeka serta area Balas Krumpik dapat dipermak. Kolam renangnya akan dibikin sama dengan kolam type aquatic teristimewa atlet.

Cuma, peruntukkannya bukan untuk atlet. Tapi teristimewa pelajar SD sampai SMP, tanpa ada ditarik cost. Hingga, siswa bisa punyai keterampilan berenang biarpun tdk sehebat atlet.

“Nanti saya akan bikin kolam renang aquatic. Namun, bukan untuk atlet. Itu fasilitas kolam renang biasa. Kelak akan saya sebar di banyak lokasi, ” papar alumnus Institut Technologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *